Friday, March 15, 2013

Karakteristik Drama Dan Contohnya

Untuk lebih memahami tentang hakikat suatu drama perlu diketahui perbedaan secara mendalam antara prosa, fiksi, dan puisi. Berikut merupakan perbedaan antara drama dengan jenis karya sastra yang lainnya.
1. Drama mempunyai tiga dimensi ,yakni dimensi sastra, gerakan, dan ujaran. Oleh sebab itu naskah drama tidak disusun khusus untuk dibaca sebagaimana dengan novel atau cerita pendek, tetapi lebih dari itu, dalam penciptaan naskah drama dipertimbangkan kemungkinan naskah itu dapat diterjemahkan ke dalam penglihatan, suara, dan gerak laku. Bila sebuah naskah drama dinikmati sebaagai sebuah karya tulis, maka sewaktu membacanya imajinasi pembaca mengarah juga kepada situasi penglihatan suara, dan gerakan fisik para pemainnya, karena semuanya digambarkan atau tergambar dengan jelas di dalam naskah
2. Drama memberi pengaruh emosional yang lebih kuat di bandingkan dengan karya sastra lain. Hal ini di sebabkan, drama dengan segala peristiwa yang di tampilkan langsung dapat dilihat dengan penonton. Suatu tindakan kekerasan atau perkosaan yang langsung dilihat oleh mata memberi pengaruh emosional yang lebih kuat di bandingkan dengan kalau peristiwa itu berlangsung dalam imajinasi. Pengaruh itu lebih menjadi kuat bila para pemain dan tatanan panggungnya demikian sempurnanya
3. Bagi sebagian besar orang, menonton drama lebih menyenangkan dan menghasilkan pengalaman yang lebih lama diingat dibandingkan dengan membaca novel. Hal ini di sebabkan oleh konsentrasi dan intensitasi emosi yang tercipta karna melihat dan mendengar langsung peristiwa-peristiwa itu terjadi.
4. Drama disusun dengan suatu keterbasan. Ia dibatasi oleh dua konvensi, yaitu: intensitas dan konsentrasi. Kedua konvensi ini ada karna mempertimbangkan bahwa kemungkinan daya mampu mengikuti pementasan. Betapapun menariknya sebuah pementasan, ia dapat menjadi tidak menarik bila berlangsung dalam waktu yang panjang. Di samping itu daya tahan fisik dan mental penonton juga berbeda-beda, sehingga di pertimbangkan jumlah waktu yang kira-kira secara umum masih dapat diikuti secara baik. Oleh sebab itulah intensitas dan konsentrsi itu merupakan kekhususan drama.
5. Kekhususan drama yang amat penting pula adalah keterbatasan pemain-pemain secara fisik. Salah satu keterbatasan drama secara fisik kalau dibandingkan dengan karya sastra yang lain adalah: drama hanya menyangkut masalah manusia dan kemanusiaan semata. Hal itu disebabkan drama dilakonkan oleh manusia. Drama tidak dapat mempertunjukkan tentang peristiwa kehidupan singa di hutan belantara, tentang malaikat di surga, atau tantang kehidupan dibawah permukaan laut. Memang mungkin memberikan gambaran tentang latar belakang alam dengan menggunakan layar atau dekorasi yang lain. Tetapi alam tidak hidup,laut tidak bergelombang,pohon nyiur tidak melambai.
6. Drama memiliki keterbatasan pemanfaatan objek material. Di dalam novel,cerpen atau puisi banyak hal yang dapat digunakan sebagai objek material: bahkan dalam film pun banyak yang dapat dimafaatkan dengan menggunakan trick photography,tetapi hal itutidak dapat dilakukan di atas panggung. Sedikit sekali keajaiban dan bencana besar yang dapat dituangkan kedalam drama. Juga harus diingat bahwa tidak semua yang dapat dimasukan kedalam pementasan dapat dilakukan dengan meyakinkan.
7. Drama dapat memiliki keterbatasan bukan saja dari segi artistik tetapi juga dari segi kepentasan. Tidaklah pantas bila diatas pentas dipertunjukan peristiwa perkelahian yang dapat membuat penonton shock. Bila dalam novel bisa saja digambarkan adegan seks atau pelaku yang bugil, tetapi diatas panggung hal itu mustahil dapat dilakukan. Mengesploitasi nafsu birahi semacam itu dipentas yang dianggap perbuatan jorok, dan dapat menghancurkan nilai sebuah drama atau pertunjukan.
8. Keterbatasan lain yang dimiliki drama dibandingkan dengan karya sastra yang lain adalah, bahwa drama dibatasi oleh keterbatasan intelegensi rata-rata penonton. Manusia mempunyai keterbatasan dalam menyerap dan memahami suatu yang didengarnya buat pertama kali. Bila dalam membaca novel atau puisi ia dapat saja membaca berkali-kali, atau bertanya kepada orang lain mengenai arti sebuah kata yang sama sekali baru baginya, atau dapat pula dilakukan dengan membuka kamus atau ensiklopedia.
9. Drama memiliki episode dan jumlah alur yang terbatas. Hal ini berhubungan dengan sifat drama yang mementingkan intensitas dan konsentrasi.
10. Naskah drama merupakan suatu karya yang isinya melalui percakapan. Percakapan itu disebut wawancang atau dialog. Bila ada bagian yang bukan wawancang, yaitu bagian yang biasanya ditulis dalam tanda kurung (...) disebut kramagung. Wawancang atau dialog itu biasanya ditulis lepas, tidak dimasukkan ke dalam kurung, dihafalkan oleh para pemain. Kramagung(stage direction) merupakan tuntunan bagi pengaturan tingkah laku pemain.

Tuesday, March 12, 2013

Pengertian Syair Dan Contohnya

Syair adalah salah satu puisi lama. Syair berasal dari Persia, dan dibawa masuk ke Nusantara bersama dengan masuknya Islam ke Indonesia. Kata atau istilah Syair berasal dari bahasa arab yaitu Syi'ir atau Syu'ur yang berarti "perasaan yang menyadari", kemudian kata Syu'ur berkembang menjadi Syi'ru yang berarti puisi dalam pengetahuan umum.

Dalam perkembangannya syair tersebut mengalami perubahan dan modifikasi sehingga menjadi khas Melayu, tidak lagi mengacu pada tradisi sastra syair negeri Arab. Penyair yang berperan besar dalam membentuk syair khas Melayu adalah Hamzah Fansuri dengan karyanya, antara lain:
Syair Perahu, Syair Burung Pingai, Syair Dagang, dan Syair Sidang Fakir.

Ciri-ciri syair antara lain :
1.  Setiap bait terdiri dari empat baris.
2.  Setiap baris terdiri atas 8-14 suku kata.
3.  Bersajak a-a-a-a.
4.  Semua baris adalah isi.
5.  Bahasanya biasanya kiasan.


Menurut isinya, syair dapat dibagi menjadi lima golongan, sebagai berikut :

A.  Syair Panji
Syair Panji menceritakan tentang keaadaan yang terjadi dalam istana dan keadaan orang-orang yang berasal dari isana. Contoh syair panji adalah Syair Ken Tambuhan yang menceritakan tentang seorang putri bernama Ken Tambuhan yang dijadikan persembahan kepada Sang Ratu Kauripan.

B.  Syair Romantis
Syair Romantis berisi tentang percintaan yang biasanya terdapat pada cerita alipur laram hikayat, maupun cerita rakyat. Contoh syair romantis yakni Syair Bidasari yang menceritakan tentang seorang putri raja yang telah dibuang ibunya. Setelah beberapa lama ia dicari Putra Bangsawan (saudaranya) untuk bertemu dengan ibunya, Pertemuan pun terjadi dan akhirnya Bidasari memaafkan ibunya, yang telah membuang dirinya.

C.  Syair Kiasan
Syair Kiasan berisi tentang percintaan ikan, burung, bunga atau buah-buahan. Percintaan tersebut merupakan kiasan atau sindiran terhadap peristiwa tertentu. Contoh syair kiasan adalah Syair Burung Pungguk yang isinya menceritakan tentang percintaan yang gagal akibat perbedaan pangkat, atau seperti perumpamaan "seperti pungguk merindukan bulan"

D.  Syair Sejarah
Syair Sejarah adalah syair yang berdasarkan peristiwa sejarah. Sebagian besar syair sejarah berisi tentang peperangan. Contoh syair sejarah adalah Syair Perang Mangkasar (dahulu bernama Syair Sipelman), berisi tentang perang antara orang-orang Makassar dengan Belanda.

E.  Syair Agama
Syair Agama merupakan syair terpenting. Syair agama dibagi menjadi empat yaitu: (a) syair sufi, (b) syair tentang ajaran Islam, (c) syair riwayatcerita nabi, dan (d) syair nasihat.

Perlu kita ketahui, setiap syair pasti mengandung pesan tertentu. Pesan tersebut dapat kita simpulkan setelah memahami isi sebuah syair.
Contoh syair agama : Syair Perahu, Syair Dagang (banyak yg bilang karangan Hamzah Fansuri, tapi para ahli membantahnya), Syair Kiamat, Bahr An-Nisa, Syair Takbir Mimpi, Syair Raksi


Contoh Syair sebagai berikut:

Syair Abdul Muluk

Berhentilah kisah raja Hindustan,
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamit syah padaku sultan,
Duduklah baginda bersuka-sukaan.

Abdul Muluk putra baginda,
Besarlah sudah bangsawan muda,
Cantik majelis usulnya syahdam
Tiga belas tahun umurnya ada.

Paras elok amat sempurna,
Petah menjelis bijak laksana,
Memberi hati bimbang gulana,
Kasih kepadanya mulya dan hina

 Tema : "Syair Abdul Muluk" adalah kisah putra raja yang bijak.  
Pesan atau amanat hendaklah kita menjadi orang yang bijak dan baik budi agar dicintai sesama. Syair ini termasuk Syair Panji

Monday, March 11, 2013

Sinopsisi Novel Ayat-Ayat Cinta

~Sinopsis Novel Ayat-ayat Cinta~
Fahri adalah seorang pemuda Indonesia yang menuntut ilmu di di Universitas Al-Azhar, Mesir. Syarat menjadi pelajar di Universitas Al-Azhar adalah harus dapat menghapal Al-Quran. Fahri yang merupakan pribadi yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan dalam agama Islam tentu saja hapal Al-Quran. Nilai-nilai keimanan itulah yang dia dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun ia tinggal di sebuah rumah susun tanpa sanak keluarga dari Indonesia, namun dia tetap beruntung karena mengenal sebuah keluarga yang begitu baik terhadapnya, keluarga Maria. Maria adalah seorang gadis muda dengan mata yang indah, bulu mata yang begitu menarik, kulit yang putih dan rambut pirang, karena seorang keturunan indo. Walaupun Maria adalah seorang kristiani, tetapi Maria hapal beberapa surat dalam kitab suci Al-Quran. Salah satu surat yang paling dia hapal adalah surat Maryam. Karena Maria seorang kristiani, dia kuliah di salah satu Universitas Kristen terkemuka di Mesir. Pertemuan Fahri dan Maria berawal ketika Fahri pindah ke sebuah rumah satu lantai di bawah rumah Maria. Sejak itu mereka saling mengenal walaupun mereka belum begitu akrab.

Fahri begitu kagum terhadap Maria yang selalu menutup auratnya walaupun Maria tidak mengenakan jilbab. Selain itu, Maria adalah gadis yang pintar, apalagi dalam hapalan Al-Qurannya. Dia juga wanita yang lembut, sopan dan sangat beretika. Suatu hari, saat Fahri tengah berada di luar rumah susun dan berjalan hendak berangkat mengaji ke Musthafawiyah, Maria memanggil Fahri dari kamarnya. Dia menitip jus mangga kesukaannya dengan memberikan uang kepada Fahri lewat keranjang yang dia turunkan dari kamarnya. Begitulah kebiasaan wanita Mesir. Ketika mereka sedang tidak ingin keluar dari rumahnya untuk membeli sesuatu pada pedagang yang lewat, mereka menurunkan keranjang kecil dari rumahnya yang telah berisi sejumlah uang untuk pembayaran, lalu pedagang itu akan memberikan barang yang diinginkan oleh pembelinya.
Fahri begitu terkejut ketika dia telah selesai mengaji seperti biasanya, Ustad Jamal ,guru mengajinya, bertanya kapan dia akan menikah. Ustad Jamal hendak menjodohkan Fahri dengan keponakannya. Fahri diajak untuk ta’aruf, yaitu salah satu kebiasaan di Mesir sebelum menikah, keluarga kedua pasangan mengadakan ta’aruf(perkenalan). Fahri menyetujui untuk melakukan ta’aruf di rumah Ustad Jamal beberapa hari kemudian.

Suatu waktu lewat tengah malam, terdengar suara keributan dan teriakan seorang wanita di rumah susun itu. Meskipun teriakan dan tangisan gadis itu begitu histeris, namun tak ada seorang pun yang berani keluar rumah karena mereka tahu keributan itu berasal dari keluarga Bahadur yang sedang menyiksa anaknya, Noura. Namun, Fahri adalah pemuda yang sangat lembut perasaannya. Tetapi, tidak mungkin dia yang menolong Noura, karena dia berpikir hal itu hanya akan mengundang fitnah terhadap dirinya. Akhirnya, Fahri menghubungi Maria lewat handphone-nya dan Maria menuruti kata-kata Fahri untuk menolong Noura dan menyembunyikan Noura di rumah temannya Maria.

Tiba saatnya dimana Fahri menyetujui untuk melakukan ta’aruf dengan seorang wanita yang akan dijodohkannya. Fahri pergi ke Musthafawiyah terlebih dahulu untuk bertemu dengan Ustad Jamal lalu pergi ke rumahnya. Ketika wanita yang hendak dijodohkan dengannya masuk ke ruang tamu Ustad Jamal, Fahri yang tengah duduk di ruangan itu langsung melihat ke arah wanita itu. Ketika wanita tersebut membuka cadarnya, Fahri merasa kaget sekali karena wanita itu pernah ia temui sebelumnya dikereta bawah tanah ketika suatu saat dia pulang dari Musthafawiyah. Aisha nama wanita bercadar itu.Saat Fahri menyetujui untuk menikah dengan Aisha dan mereka telah menetapkan tanggal pernikahannya serta membuat undangan pernikahan. Nurul yang merupakan seorang mahasiswi dari Indonesia dan telah mengenal Fahri cukup lama merasa sangat sedih bahkan sikapnya terhadap Fahri berubah karena ternyata Nurul menyukai Fahri. Di sisi lain, Fahri yang menganggap Maria sebagai sahabatnya, dia ingin Maria dapat menghadiri pernikahannya, namun saat Fahri mendatangi rumah Maria, rumahnya kosong, karena Maria sedang pergi ke rumah neneknya bersama keluarganya.

Baru saja Fahri menikah beberapa waktu lalu dengan Aisha, Fahri di tangkap oleh polisi karena penuduhan pemerkosaan terhadap Noura. Padahal Fahri tidak perna hmenyentuh Noura, walaupun hanya sekedar berjabat tangan. Di saat itu pula Maria telah kembali ke rumahnya, dan Maria merasa sangat sedih begitu mengetahui rumah Fahri telah kosong karena Fahri pindah ke rumah istrinya, Aisha. Aisha yang begitu kebingungan menghadapi permasalahan ini, dia hendak meminta bantuan Ustad Jamal untuk membebaskan Fahri, karena Noura pernah mengirim surat kepada Fahri melewati Ustad Jamal dimana isi surat tersebut menjelaskan mengenai semua peristiwa malam mengenaskan saat Noura diusir dari rumah Bahadur. Namun, sayang Ustad Jamal telah meninggal dan surat dari Noura puntidak ditemukan oleh istri Ustad Jamal di rumahnya. Satu-satunya saksi yang dapat membantu membebaskan Fahri saat itu adalah Maria. Namun, Maria pun sedang terbaring koma di rumah sakit akibat kecelakaan.Aisha yang begitu ingin membebaskan Fahri dari penjara, dia meminta Fahri datang ke rumah sakit untuk menikahi Maria agar Maria dapat disentuh oleh Fahri, karena Aisha tahu Fahri tidak akan berani menyentuh wanita yang bukan muhrimnya. Fahri menolak pernikahan itu, tapi Aisha memaksanya. Akhirnya Fahri menikahi Maria dan menemaninya dengan harapan Maria akan sadar sebelum Fahri kembali ke penjara. Namun, Maria belum sadar-sadar juga sedangkan Fahri harus menghadapi persidangan keesokan harinya. Saat semua saksi memberatkan Fahri sebagai tersangka pemerkosaan terhadap Noura dan hakim akan memberikan keputusan bahwa Fahri akan dijatuhi hukuman sesuai apa yang dituduhkan padanya, tiba-tiba saja Maria datang bersama seorang wanita yang mendorong kursi rodanya. Maria yang membawa bukti-bukti kuat meyakinkan hakim dan seluruh orang yang ada di persidangan itu bahwa bukan Fahri yang melakukan perbuatan hina itu. Kesaksian Maria tidak dapat dibantah lagi oleh Noura karena Maria adalah orang yang menolong Noura pada malam itu, dan akhirnya Noura mengaku bahwa Noura di suruh memfitnah Fahri oleh ayah tirinya, Bahadur,yang telah melakukan perbuatan hina itu pada Noura.
Akhirnya, Fahri dibebaskan dari penjara dan kesehatan Maria pun mulai membaik, juga Aisha pun sedang mengandung anak dari Fahri.

Saat Aisha di rawat dirumah sakit karena usia kandungannya sudah mendekati kelahiran, saat itu pula Maria dirawat di rumah sakit karena penyakitnya yang semakin parah. Suatu malam Maria bermimpi bertemu dengan Ibunda Maryam, sosok yang diceritakan dalam surat Maryamyang dia hapal dan selalu di bacakan olehnya. Ketika terbangun, dia meminta agar Aisha dan Fahri membimbingnya untuk masuk Islam, lalu Maria berwudhu dan kembalitidur. Namun, di tidurnya yang kali ini Maria tidak bangun lagi untuk selama-lamanya. Maria meninggal dalam keadaan Islam.
a. Tema           :           Perjuangan dalam melawan ketidak adilan
b. Tokoh         :
·           Tokoh utama        :   Fahri, Nurul, Maria, Aisah, Noura
·           Tokoh Pembatu    :  Saeful, Rudi,Hamdi, Tuan Boutros ( ayah Maria ), Nahed ( Ibu Maria ), Syaikh Usman ( Guru Besar Fahri ), Syaikh Ahmad ( Dosen Fahri di Al-Azhar ), Ustd Jalal ( Paman Nurul ) dan istinya, Eqbal dan Istinya ( Paman dan bibi Aisah ), Amru ( Pengacara ), Magdi ( polisi ), Bahadur dan Kaka Noura, adik-adik Maria.
Penokohan :
1.        Fahri         :           Rajin, Pintar, Sabar,Terencana, Tepat waktu, Ikhlas, Ulet,                                Penolong, sholeh, aktifis, pintar dalam memimpin, penuh dengan target.
2.        Nurul                   :           Rajin, Pintar, Pemalu tidak terbuka, kaku, mudah emosi, sholehah.
3.        Maria                   :           Ceria, Suka bergurau, rajin, Pintar, tapi fisiknya lemah, manja, dan tertutup.
4.        Aisah                   :           Lembut, sabar, ikhlas, terencana, pintar, sholehah, sederhana.
5.        Noura      :           Tertutup, sulit di tebak, pintar, tapi kejam, mudah emosi, pendiam.
c. Setting / latar : Mesir Kairo Al-azhar ( Negara Mesir Benua Afrika ).flat, Masjid, Restoran, Metro, Penjara Rumah sakit, Alexsandria.
d.  Plot / Alur : Alur maju
f. Amanat :
  1. Dalam merencanakan sesuatu pasti akan ada halangan dan rintangan yang menghadang tujuan yang hedak di capai tidak akan berjalan dengan mulus.
  2. Semakin banyak ilmu / pengetahuan yang di terima atau di dapat, maka semakin banyak pula hambatan, godaan yang haris di lewati dan di pecahkan dengan hati yang sabar dan yakin akan ada hikmanya.
g. Sudut Pandang : Sudut Pandang Orang Ketiga
  1. Pendahuluan :
Pada saat Fahri mulai berpendidikan di Universitas Al-Azhar dan tinggal di flat bersama reka mahasiswa dari Indonesia, kemudian kenal dengan tetangga dekatnya yaitu Maria sekeluarga. Serta menjalankan perkuliahan sebagaman mestinya serta mengenal orang-orang Mesir diantaranya Syaikh Usman, Syaikh Ahmad dan tak lupa teman teman aktifis dari Mesir juga teman sepermainan Fahri pada saat main bola.
  1. Penampilan Masalah (Konflik) :
a.              Konflik Fisik (Lahir)
Dimulai pada saat mal hari disana ada gadis yang disiksa, dan gadis itu adalah Noura, dia disiksa dibawah dekat flat Fahri dan kedengaran oleh Fahri, dia hendak mau menolong, tapi Fahri enggan, karena dia seorang gadis perempuan, kemudian dia meminta tolong Maria untuk menolong Noura, walaupun Maria takut oleh Bahadur ayah Noura, dia terpaksa dan akhirnya Noura tertolong dan Noura di titipkan di Nurul.
b.             Konflik Batin
Adapun pertikaian pada saat pertikaian Fahri saat Fahri Pulang dari Alexsandria berbulan madu, dia di tangkap karena di tuduh memperkosa seorang gadis mesir yaitu Noura dan Fahri tidak sempat menjelaskan pada Istrinya Noura. Kemudian pada saat kemudian adapulan pertentangan sengit pada saat Fahri sedang diadili dan pengakuan Noura karena telah di perkosa oleh Fahri pada saat dia menolong, sedangkan Fahri tidak mersa melakukan hal tersebut, di dukung oleh pengakuan seorang masyarakat yang tinggal di flat dekat Fahri, hal tersebut membuat Fahri kecewa atas perlakuan Noura yang telah memfitnah Fahri.
  1. Puncak Ketegangan (Klimaks) :
Saat Fahri di dalam penjara di tuduh dan di siksa habis-habisan dan dan dipenjara di bawah tanah, krena telah menghamili Noura gadis yang ditolong Fahri dari kekejaman Bahadur, disana Fahri mengalami kesediahan yang luarbisa karena pertama. Penyiksaan dan di tahan dalanm penjara bawah tanah, sedangkan Aisah sedang mengalami hamil yang pertama,kedua. Bulan tersebut adalah bulan Ramadhan yang mana Fahri dan Aisah merencanakan Umroh pada saat bulan Ramadhan,hal tersebut hal yang dinantikan oleh mereka berdua, tapi malah sebaliknya mereka mengalamicobaan yang perih. Ketiga Pada saat persidangan Fahri dituduh habis-habisan oleh pengaduan Noura dan salah seorang saksi yang melihat kejadian itu, yang memperkuat bahwa Fahri bersalah dan bakalan dihukum mati. Keempat Fahri tidak mempunyai bukti bahwa ia tidak bersalah, kecuali salah satu kunci utama dalam memecahkan kasus ini adalah Maria sebagai saksi yang bias membebaskan fahri, sedangkan maria sedang terbaring koma.
  1. Ketegangan Menurun :
Akhirnya jalan satu-satunya Fahri terpaksa menikahi Maria yang terbaring koma, karena alasan dia akan sembuh apabila di sentuh oleh Fahri, serta Fahri tertekan akan beberapa hal termsauk dari Aisah dan orang tua Maria.yaitu pertama saksi kunci dalam kasus ini adalah Maria. Kedua. Fahri cemas dan bertanggung jawab atas Aisah yang sedang mengandung, ia pengen Fahri segera bebeas dan ia ingin bahwa pada saat melahirkan anaknya Fahri harus hadir di sisinya, dan Aisah pun mengijinkan Fahri menikahi Maria secepatnya. Dan akhirnya Mereka Menikah dan dan Maria sembuh dengan sentuhan Fahri, walaupun dia masih duduk di Bantu dengan kuris roda, dan dia bis menjadi saksi kunci kasus Fahri Dengan Noura. Dan Alhamdulilah kebenaran selalu menang Fahri Bebas dengan kekasian Maria, serta kejujuran Noura kenapa dia melakuakn hal sehina tersebut karena dia mencintai Fahri. dan saksi yang melihat merupakan saksi palsu.
  1. Penyelesaian :
Fahri memiliki 2 oarang istri yang sholeh yang pertama Aisah dan yang Kedua Maria yang masih sakit-sakitan karena dia terlalu emosi pada saat persidangan, dan akhirnya maria di rawat kembali, dan pada saat dia dirawat ada keanehan yang terjadi pada Maria, yaitu maria tertidur dan bermimpi tiba di 7 pintu sorga dan dia mau masuk karena kenikmatanya, ternyata dia tidak di perbolehkan masuk samapai pintu keenam dan pintu terakhir dia bolh masuk tapi dengan syarat yaitu pertama harus mempunyai wudlu dan syahadat, kemudian dia kembali pulang dan seseorang itu menunggu kembalinya Maria. Maria terbanun dan dihadapannya ada Fahri dan Aisah, dia meminta tolong untuk melakukan wudlu dan syahadat, kemudian Fahri membantu dan ia bercerita kejadian di dalam mimpinya, kemudian Maria Meminta Fahri dan Aisah untuk memngajarkan syahadat, pada saat selesai syahadat, maka selesai pula riwayat Maria dia meninggal dengan diakhiri Dua Kalimah Syahadat, ada pesan ketika ngobrol dengan Fahri juga Aisah, Maria akan menunggu Fahri di sorga Firdaus untuk memadu cinta dan kasih.

Prinsip Dan Mekanisme Diskusi

Prinsip-Prinsip Diskusi
Agar diskusi berjalan dengan baik, kamu harus melaksanakan hal-hal sebagai berikut.
  1.  Saat menyampaikan pendapat, suara setiap peserta bisa didengar oleh panelis lain dan pendengar.
  2.  Peserta menyampaikan pendapat, gagasan, dan tanggapannya dari tempat duduknya masing-masing dengan arah pandangan terbagi kepada peserta lainnya, pemandu (moderator), dan pendengar.
  3.  Langkah-langkah yang akan dijalankan dalam diskusi tersebut hendaknya telah disepakati sebelumnya oleh semua peserta, kemudian pemandu melaksanakannya dengan konsekuen.
  4.  Setiap peserta selesai menyampaikan tanggapan, pendapat, dan gagasannya, pemandu menyampaikan ringkasan atau pokok-pokok pikirannya dengan singkat kepada pesertadan pendengar.
  5. Moderator mengatur, menjaga, dan melaksanakan diskusi agar tetap lancar dan bermutu.
  6. Sifat tukar pikiran dalam diskusi adalah informal dan spontan.
  7. Diskusi diawali dengan pengenalan pokok masalah yang kemudian diikuti pertanyaan-pertanyaan secara umum.
  8. Semua peserta aktif, jika ada yang tidak, pemandu  mengarahkan dengan memberikan pancingan-pancingan agar bisa ikut aktif.
  9. Pemandu, peserta, dan para pendengar menjaga situasi agar tidak tegang atau terkesan tidak serius.
  10. Semua yang terlibat menggunakan waktu, alat, dan prasarana dengan tertib menuju ke diskusi yang hidup.
  11. Ringkasan, rangkuman, dan kesimpulan dibuat dengan benar, ringkas, dan padat ditulis oleh notulis (notulen).
  12. Pada saat menyampaikan pendapat, gagasan, atau pengalaman dalam diskusi hendaknya menggunakan alasan yang jelas, masuk akal, dan faktual.
Mekanisme Diskusi
  • ·        Moderator memberikan salam kepada para peserta diskusi
  • ·        Moderator membuka  diskusi
  • ·        Kemudian moderator mempersilahkan kepada pembawa materi untuk menyajikan materi yang telah disiapkan.
  • ·        Kemudian penyaji berterima kasih kepada moderator atas kesempatan yang diberikan lalu membuka pembicaraan sekaligus menjelaskan isi materi.
  • ·        Kemudian penyaji/pemateri mengakhiri penjelasannya kemdian diserahkan kembali  kepada moderator
  • ·        Kemudian moderator mengambil alih pembicaraan dan mempersilahkan kepada peserta diskusi untuk menanggapi penjelasan yang dijelaskan oleh pemateri tadi .
  • ·        Kemudian peserta diskusi menyatakan pendapatnya. Pada saat peserta menyatakan pendapatnya , notulis bertugas untuk mencatat hal-hal penting apa saja yang telah diungkapkan oleh peserta diskusi.
  • ·       Setelah itu moderator mempersilahkan kepada pemateri untuk menanggapi pendapat yang diberikan oleh peserta diskusi.
  • ·        Setelah itu moderator menyimpulkan hasil diskusi tadi kemudian menutup diskusi.

Saturday, March 9, 2013

Pengaruh Teknologi Informasi Dalam Dunia Perekonomian

Teknologi adalah suatu cabang antropologi budaya yang berhubungan dengan studi terhadap kebudayaan materi. Hal ini lebih dimaksudkan sebagai proses-proses manusia dalam menangani dan mengendalikan lingkungan fisiknya. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi.
Jika dilihat pada saat sekarang ini perkembangan teknologi informasi terutama di Indonesia semakin berkembang. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja.
Dalam perekonomian suatu negara, teknologi informasi mulai dirasa mempunyai peran yang penting dalam perekonomian suatu negara karena dengan berkembangnya teknologi informasi, perekonomian suatu negara mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.
Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikai di negara tersebut. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Namun perkembangan teknologi informasi ini juga memiliki sisi negatif, dimana banyak penyalahgunaan teknologi dalam melakukan tindak kriminal.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.
1. Dampak Positif
Teknologi yang berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang ekonomi adalah :
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b. Terjadinya industrialisasi
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat.
Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi.
Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
d. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
e. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.
2. Dampak Negatif
Di bidang teknologi terjadi penyalahgunaan fungsi teknologi untuk hal-hal yang melanggar norma, seperti video porno yang direkam via handphone, atau kasus penipuan via internet.
Lebih lanjut dampak negatif teknologi informasi dan komunikasi antara lain:
a. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
b. Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbankan dan lain-lain.

Manfaat Internet Di Bidang Bisnis

Manfaat Internet di Bidang Bisnis

Orang telah menemukan berbagai manfaat internet di bidang bisnis. Banyak perusahaan, baik skala kecil maupun besar yang memanfaatkan internet demi menunjang bisnis mereka. Bahkan ada yang dengan semata-mata menjadikan internet sebagai media utama dalam berbisnis, atau yang biasa disebut sebagai bisnis online.
Perusahaan yang bisa memanfaatkan internet untuk mengembangkan bisnis mereka, dipastikan akan memperoleh pendapatan yang lebih besar dan menghemat uang. Dengan menggunakan internet, sebuah perusahaan dengan sendirinya akan memiliki tingkat visibilitas yang tinggi karena ditunjang oleh aksesibilitas berbasis web.
Bisnis Kecil
Salah satu manfaat internet di bidang bisnis kecil adalah bahwa internet menciptakan pasar yang kompetitif di mana usaha kecil memiliki kesempatan untuk tumbuh lebih cepat menjadi perusahaan yang lebih besar.
Pemasaran dan Periklanan
Manfaat internet di bidang bisnis salah satunya mempermudah sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Sebuah perusahaan bisa memasarkan produk dan atau jasa tanpa menggunakan teknik pemasaran tradisional seperti brosur, surat, dan iklan di surat kabar.
Pemasaran online menghemat uang perusahaan yang seharusnya dapat digunakan untuk cara-cara pemasaran tradisional tersebut.
Pelanggan yang Lebih Besar
Keuntungan kunci dari internet untuk bisnis adalah potensi pertumbuhan pelanggan. Sebuah usaha kecil tanpa situs web mungkin dapat bersaing hanya dengan bisnis usaha kecil lokal lainnya.
Namun, dengan menggunakan atau melakukan bisnis di internet, perusahaan akan memiliki potensi untuk mendapatkan pelanggan dari seluruh dunia. Ini karena internet buka 24 jam sehari dan bisa diakses oleh siapa pun, di mana pun.
Memperluas Jaringan
Yang juga termasuk manfaat internet di bidang bisnis adalah terbukanya jaringan dan kerja sama dengan pengusaha atau organisasi lain. Banyak pelaku bisnis internet telah membuat kerja sama dengan orang lain di bidang mereka, di mana mereka dapat saling berbagi solusi mengenai tantangan ataupun berbagi manfaat bisnis dengan menggunakan internet.
Kenyataan ini dengan sendirinya akan menunjang bertambahnya pengalaman sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis mereka.
Menghemat Uang
Bisnis yang menggunakan internet akan sangat menghemat uang. Kertas dan perlengkapan kantor lainnya bisa diminimalkan penggunaannya. Perusahaan bisa mengganti surat atau fax hanya dengan email. Perusahaan juga bisa menyimpan data-data di internet.
Program Afiliasi
Bisnis internet juga bisa membuka program afiliasi yang akan memperluas pelanggan dan memperbesar pendapatan. Orang bisa mendaftar pada program afiliasi yang diadakan oleh perusahaan dengan mendapat persenan atas keberhasilan transaksi yang dilakukan.
Dan ini berarti, perusahaan bisa membuka sebanyak-banyaknya reseller dari bisnis perusahaan tersebut. Dengan demikian, perusahaan sangat berpeluang untuk mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar.

Pemberontakan Dan Penumpasan G 30 S/PKI

1.    Pemberontakan G 30 S/PKI
A.  Penyusupan ke Dalam Organisasi Sosial Politik
Partai Komunis Indonesia (PKI) sejak awal kemerdekaan senantiasa ingin merebut pemerintahan indonesia. Selain merebut pemerintahan, mereka juga ingin mengganti ideologi negara Pancasila dengan Marxisme – Leninisme. Upaya mewujudkan tujuan itu telah terlihat sejak pemberontakan yang mereka lakukan pada tahun 1948. Pemberontakan itu dapat digagalkan, tetapi belum dapat ditumpas secara tuntas karena Pemerintahan RI menghadapi Militer II Belanda. pada tahun 1950-an, PKI kembali bangkit. Dalam pemilihan umum tahun 1955, PKI menjadi partai terbesar nomor 4 di Indonesia.
Pada upacara peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1959, Presiden Soekarno mengucapkan Pidato yang berjudul “ Penemuan Kembali Revolusi Kita”. Pidato Presiden itu kemudian disahkan menjadi Garis – Garis Besar Haluan Negara (GBHN)  yang diberi nama Manifesto Politik (Manipol).
Semenjak Manipol dikumandangkan menjadi GBHN, Presiden Soekarno lambat laun mengambil alih berbgai wewenang yang seharusnya berada ditangan MPRS dan DPR-GR. Demokrasi yang seharusnya dipimpin oleh permusyawaratan kemudian diubah menjadi Demokrasi Terpimpin. Penyelewengan – penyelewengan di bidang ketatanegaraan lambat laun menjerumuskan negara ke arah penyimpangan. Pandangan hidup bangsa Inonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 secara berangsur – angsur diabaikan dan lebih menekankan kepada Nasakom. Semakin lama PKI merasa semakin kuat karna program – programnya menjadi bagian dari program pemerintah.
Untuk menunjukan kekuatannya PKI berpura – pura menerima Pancasila dan UUD ’45. Akan tetapi kemudian mereka mengatakan bahwa Pancasila adalah alat pemersatu dan kalau semua sudah bersatu, PKI tidak memerlukan Pancasila lagi.
Tindakan PKI itu tentu saja menggelisahkan kalangan yang setia kepada Pancasila. Partai Murba mencoba menentang PKI, tetapi PKI berhasil mempengaruhi Presiden Soekarno untuk membubarkan Murba. PKI juga melakukan penyusupan pada tubuh PMI sehingga mengakibatkan pecahnya PNI menjadi dua. PNI dibawah pimpinan Ali Sostroamidjojo disusupi oleh tokoh PKI Ir.Surachman. PNI Osa-Usep dipimpin oleh Osa Maliki dan Usep Ranawidjaja.
Untuk menyusup kedalam tubuh ABRI dan Organisasi sosial politik lain, Ketua Comite Central PKI, D.N. Aidit, membentuk sebuah  Biro Khusus. Selain mengadakan penyusupan, tugas Biro Khusus, juga mempersiapkan pemberontakan. Usaha Biro Khusus ini cukup berhasil, terbukti dari adanya beberpa anggota ABRI yang mendukung dan terlibat dalam pemberontakan G 30 S/PKI. Anggota ABRI yang terlibat PKI adalat Letnan Kolonel Untung, Brigjen Soepardjo, Kolonel Latif, dan lain – lain.
PKI juga menginkan agar organisasi yang ada dalam pengaruhnya, seperti Pemuda Rakyat, Barisan Tani Indonesia (BTI), Gerakan Wanita indonesia (Gerwani) dipersenjatai dan diberi latihan kemiliteran, terutama mereka yang ikut sukarelawan Dwikora. Pada setia kesempatan, tokoh PKI senantiasa menyampaikan usul kepada Presiden Soekarno untuk membentuk Angkatan Ke-V. Akan tetapi usul PKI itu selalu, mendapat tantangan dari ABRI. Mentri Koordinator (Menko) Hankam Kepala Staf Angkatan Bersenjata, Jendral A.H Nasution, Mentri Panglima Angkatan Darat, Jendral A. Yani, dan pimpinan ABRI lainnya yang setia kepada Pancasila menolak dengan tegas usulan tersebut.
B.  Fitnah Dilalukan oleh PKI
Disamping melakukan penyusupan kedalam tubuh organisasi lawanya, PKI juga melakukan fitnah keberbagai organisasi politik dan organisasi massa sebagi teror untuk melumpuhkan kekuatan lawanya. Fitnah yang paling jahat tuduhan Pki tentang adanya Dewan Jendral dalam tubuh Angkatan Darat. Dewan Jendral itu bertugas menilai kebijakan politik Presiden Soekarno. Mereka menunjuk adanya sebuah dokumen yang disebut  Document Gilchrist. Gilchrist adalah duta besar inggris untuk RI saat itu. Dokumenini menyatakan bahwa seolah – olah Dewan Jendral yang ada pada Angkatan Darat mempunyai hubungan dengan CIA (Central Intelligence Agency) atau Dinas Rahasia Amerika Serikat dan mempunyai maksud akan melakukan perebutan kekuasaan.
Wakil Perdana Mentri I (Waperdam I), Dr. Soebandrio, membawa “Dokumen” untuk ke Istana Merdeka dan melaporkannya kepda Presiden Soekarno. Setelah membawa dokumen itu, Presiden segera memanggil semua panglima Angkatan. Dalam pertemuan itu Men/Pangad,Letnan Jendal Achmad Yani, menjelaskan bahwa Angkatan Darat tidak ada Dewan Jendral seperti yang dimaksudkan oleh PKI. Oleh karena itu, ABRI/TNI-AD membantah keras fitnah yang dilontarkan oleh PKI. Men/Pangad menambahakan bahwa yang ada dilingkungan TNI-AD ialah Wanjati, yaitu Dewan yang menilai anggota perwira TNI-AD (Kolonel) yang dapat dipromosikan mendapat jabatan tinggi 
C. Persiapan Pembrontakan
 Pada bulan Juli dan Agustus 1965, kesehatan Presiden Soekarno menurun dan mendapat pemeriksaan tim dokter dari RRC dan dokter Indonesia. Menurut analisis dokter, keadan presiden sangat gawat. Mengetahui situasi demikian, tokoh – tokoh PKI, seperti Nyoto dan Aidit yang sedang berada diluar negeri segera kembali ke indonesia untuk melakukan persiapan pemberontakan. Mereka khawatir, apabila keadaan bertambah kritis, ABRI akan mengambil tindakan terhadap PKI dan ormasnya.
Aidit memerintahakn Biro Khusus PKI untuk membuat suatu rencana gerakan. Sejak awal September 1965, mereka semakin sering mengadakan rapat rahasia dengan beberapa oknum ABRI yang telah dipengaruhi komunisme untuk membahas rencana pemberontakan. Rencana gerakan yang dibuat oleh Biro Khusus itu disetujui oleh Aidit. Selanjutnya, pimpinan Biro Khusus segera menghubungi perwira – perwira ABRI yang telah dibina untuk mempersiapka diri melaksanakan gerakannya.
Sebagai pendukung gerakan yang akan dilakukan, PKI mengadakan latihan militer bagi anggota – anggotanya didaerah Lubang Buaya, Jakarta Timur. Latiham dilakukan dengan berkedok melatih para sukarelawan dalam rangka konfrontasi dengan Malaysia. Sampai akhir September 1965, didesa Lubang Buaya telah dilatih kurang lebih 3.000 orang anggota PKI dan organisasi bawahannya 
D.   Pemberontakan PKI
Dini hari pada tanggal 1 Oktober 1965, PKI mulai mengadakan penculikan dan pembunuhan terhadap para pemimpin tinggi atau pejabat teras TNI-AD.
 Dalam aksinya jatuh korban enam perira tinggi dan seorang perwira pertama angkatan darat yang dianiaya dan dibunuh oleh PKI, dibawa ke Lubang Buaya. Setelah puasmenganiaya, perwira yang masih hidup dimasukan kedalam sumur tua yang terletak disana. Perwira TNI-AD yang menjadi korban tersebut adalah berikut:
·         Letnan Jendral Achmad Yani, Mentri atau Panglima Angkatan Darat.
·         Mayor Jendral R. Suprapto, Deputi II Panglima Angkatan Darat.
·         Mayor Jendral Haryono Mas Tirtodarmo, Deputi III Panglima Darat.
·         Mayor Jendral Siswondo Parman, Asisten I Panglima Angkatan Darat.
·         Brigadir Jendral Donald Izacus Panjaitan, Asiten IV Panglima Angkatan Darat.
·         Letna Satu Piere A. Tendean, Ajudan Menko Hankam Kasab. 
Dalam gerakan penculikan itu, Jendral Abdul Haris Nasution, Mentri Koordinator Pertahanan Keamanan/Kepala Staf Angkatan Bersenjata, berhasil meloloskan diri dari penculikan. Namun, putrinya yang bernama Ade Irma Suryani, dan Ajudannya, Letnan Satu Piere Tendean, tewan dibunuh oleh PKI. Brigadir Polisi Karel Satsuit Tubun yang sedangt bertugas jaga dirumah Waperdam II, Dr. J. Leimena, tetangga Jendral Nasution, juga tewas ketika akan melawan gerombolan penculik Jendral Nasution.
Politik luar negrri bebas aktif dialihkan menjadi politik luar negeri yang memihak Blok Timur (Blok Komunis). Puncak semua kebijakan itu adalah G 30 S/PKI. Peristiwa itu menyebabkan gugurnya tujuh patriiot bangsa yang dibunuh secara kejam oleh PKI.
2.    Penumpasan G 30 S/PKI
Hanya sehari setelah PKI mencetuskan pemberontakannya, penumpasan terhadap mereka pun dimulai. Penumpasan PKI dimulai di Jakarta kemudian Penumpasan di Daerah – daerah.
A.   Penumpasan PKI di Jakarta
Pagi hari tanggal 1 Oktober 1965, G 30 S/PKI masih menguasai studio RRI dan Kantor Telekomunikasi. Melalui RRI, Letnan Kolonel Untung mengumumkan dekrit pembentukan  Dewan Revolusi sebagai sumber kekuasaan negara dan mendemisionerkan Kabinet Dwikora.
Upaya PKI untuk merebut pemerintahan RI tersebut segera dihadang oleh kekuatan yang setia kepada
Pancasila dan senantiasa waspada terhadap tindakan PKI. Di Jakarta, kekuatan itu berada dibawah Panglima Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad), Mayor Jendral Soeharto. Setelah mengetahui bahwa negara dalam keadaan bahaya, Panglima Kostrad bertindak dengan cepat untuk memulihkan kekuasaan pemerintahan di ibu kota.
Tindakan yang pertama diambilnya adalah engadakan koordinasi. Ia mencoba menghubungi Presiden Soekarno, tetapi tidak berhasil. Koordinasi kemudian dilanjutkan dengan menghubungi Menteri/Panglima Angkatan Laut dan Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian. Menteri/Panglima Angkatan Udara tidak berhasil dihubungi, karena mereka memihak kepada PKI. Setelah melakukan koordinasi, Pangkostrad memutuskan untuk segera mengadakan penumpasan terhadap pemberontak.
Operasi penumpasan G 30 S/PKI dimulai pada sore hari tanggal 1 Oktober 1965. Dalam waktu singkat ABRI yang dipimpin oleh Mayor Jendral Soeharto berhasil menyelamatkan Republik Indonesia dari ancaman komunisme.
 Hal ini memperlihatkan kepada kita bahwa Pancasila mampu membuktikan diri sebagai kekuatan yang besar dan dijunjung tinggi oleh bangsa indonesia.
Malam harinya, melalui RRI, Mayor Jendral Soeharto menjelaskan kepada rakyat Indonesia tentang adanya perebutan kekuasaan negara oleh kelompok yang menamakan dirinya Gerakan Tiga Puluh September. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat diharapkan tenang dan waspada.
Pidato itu mematahkan semangat para pemberontak. Setelah keadaan ibu kota dapat dikuasai kembali, penumpasan langsung ditujukan kebasis uatama G 30 S/PKIyang berada disekitar dipangkalan udara Halim Perdanakusuma. Tanpa mengalami kesulitan, pada pagi hari, tanggal 2 Oktober 1965, Pangkalan Udara Halim Perdanakusumadapat dikuasai.
Selanjutnya, ABRI mengadakan pencarian terhadap perwira – perwira Angkatan Drat yang diculik oleh PKI ke kampung Lubang Buaya, Jakarta Timur. Pencarian ketempat itu dilakukan atas petunjuk seorang polisi, Ajun Brigadir Polisi Sukitman mengetahui tempat itu karena sebelumnay ia memang ikut tawanan oleh PKI dan dibawa ketempat itu. Akan tetapi, ia berhasil melarikan diri.
Di desa Lubang Buaya itulah jenazah para perwira tinggi angkatan darat itu dikubur dalam sebuah sumur tua yang bergaris tengah kurang dari satu meter dengan kedalaman 12 meter. Luka – luka yang terdapat pada jenazah itu menunjukan bahwa mereka disiksa dengan kejam sebelum dibunuh. Pengangkatan jenazah dilakukan pada tanggal 4 Oktober. Keesokan harinya, bertepatan di Hari Ulang Tahun ABRI tanggal 5 Oktober 1965, para perwira Angkatan Darat itu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Para korban di anugerahi Pahlawan Revolusi dan diberikan kenaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi secara anumerta.
Untuk penumpasan pemberontakan G 30 S/PKI dan pemulihan keamanan akibat pemberontakan itu, pemerintah membentuk Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib). Mayor Jendral Soeharto ditunjuk sebagai Panglima Kopkamtib. 
B.   Penumpasan di Daerah – Daerah
Keadaan di Jawa Tengah juag gawat karena ditempati ini PKI juga melakukan pemberontakan dengan kekuatan bersenjata, seperti halnya di Jakarta. Di Semarang, Kolonel Suhirman, Asisten l Kodam VII/Diponegoro, menyatakan dukungannya kepada pemberontak G 30 S/PKI. Pemberontak G 30 S/PKI menguasai Markas Kodam VII/Diponegorodan dijadikan sebagai pusat gerakan.
Di Yogyakarta, pemberontak G 30 S/PKI menculik Komandan Korem 072/Pamungkas, Kolonel Katamso, dan Kepala Staf Korem 072, Letnan Kolonel Sugiono. Kedua Perwira itu dibunuh dengan kejam.
Pengumuman RRI Jakata bahwa Jakarta telah dikuasai kembali oleh ABRI menimbulkan dampakyang besar. Untuk menumpas dan membersihkan sisa – sisa G 30 S/PKI secara lebih intensif Mayor Jendral Soeharto mengirim pasukan RPKAD dibawah pipinan Kolonel Sarwo Edhie Wibowo. Pasukan G 30 S/PKI di Jawa Tengah mulai patah semangat. Akhirnya, pimpian pemberontak di Semarang, Kolonel Suhirman, dan kawan – kawannya melarikan diri keluar kota. Kesatuan yang mendukung PKI dapat diinsyafkan.
Selanjutnya, satu demi satu kota – kota yang tadinya dikuasai oleh pemberontak G 30 S/PKI berhasil direbut kembali. Sejak tanggal 5 Oktober 1965 secara fisik militer keamanan dalam jajaran Kodam VII/Diponegoro telah pulih kembali.
 Akan tetapi, setelah kekuatan militer PKI dapat dihacurkan, di Jawa Tengah timbul gerakan pengacauan berupa sabotase dan pembunuhan yang dilakukan oleh massa PKI terhadap rakyat. Berkat kerja sama ABRI dan rakyat, keamanan dan ketertiban dapat dijaga.
Sementara itu, pemimpin – pemimpin PKI yang belum tertangkap berusaha mengadakan konsolidasi. Mereka mempersiapkan pemberontakan bersejata dengan dukungan para petani. Untuk melaksanakan rencan itu, secar diam – diam dan rahasia mereka menyusun kompro – kompro (komite proyek) sebagai basis kembalinya PKI. Salah satu kompro yang paling besar adalah Kompro Blitar Selatan. Di sini PKI berhasil mempengaruhi rakyat. Namun, ABRI segera mencium usaha PKI itu. Penumpasan terhadap Kompro Blitar Selatan dilakukan dengan sebuah operasi yang dinamakan  Operasi Trisula sejak tanggal 3 Juli 1968. Operasi itu berhasil membongkar basis pertahanan PKI.
Penumpasa pemberontakan G 30 S/PKI di tempat – tempat lain di Indonesia dilakukan dengan melakukan operasi teritorial. Usaha penangkapan terhadap tokoh – tokoh PKI dilakukan karena umumnya pendukung G 30 S/PKI tidak sempat melakukan gerakan perebutan kekuasaan. Di daerah Jawa Timur dan Bali memang terjadi kekacauan penculikan dan pembunuhan, tetapi dalam waktu singkat keadaan dapat ditertibkan kembali.
Penyelesaian aspek politik mengenai pemberontakan G 30 S/PKI akan ditangani secara langsung oleh Presiden Soekarno. Namun, karena berlarut – larut dan tidak ada ketegasan timbullah aksi – aksi yang menuntut penyelesaian secara politis bagi mereka yang terlibat G 30 S/PKI.
 Pada tanggal 26 Oktober 1965, semua kekuatan yang anti komunis mengkokohkan diri dalam satu barisan, yaitu Front Pancasila. Setelah itu, muncul gelombang demonstrasi yang menuntut agar PKI dibubarkan. Aksi – aksi itu dipelopori oleh kesatuan aksi pemuda, mahasiswa dan pelajar. Dan akhirnya G 30 S/PKI dapat di tumpas dan Indonesia memasuki Orde Baru.
Selamat Datang di Blog Kumpulan Ilmu, Semoga Bermanfaat